Breaking News
Loading...

Ganjaran Orang Jujur

Kali ini saya akan bercerita tentang ganjaran orag yang jujur, cerita ini saya dapat dari guru ngaji saya, dan saya akan mencoba untuk mempublikasikan ceritanya.
    Semoga bermanfaat ya ,,,
    CEKIDOTTT.......

     Di suatu kampung ada seorang pemuda yang  sholeh, yang bernama Ahmad, ia selalu mandi di sungai yang sangat jernih.

     Suatu hari, saat Ahmad mandi di sungai itu, ia merasa lapar, kebetulan melihat sebuah mangga yang terbawa hanyut arus sungai, ia pun mengambilnya dan memakan nya, setelah asyik dan habis di makan, pemuda itu baru ingat kata-kata orang tuanya yang selalu berkata "Janganlah engkau mengambil apa yang bukan hak mu", Ahmad pun menyesal dan ia berpikir bagaimana caranya untuk minta izin kapada si pemilik mangga itu.

     Akhirnya Ahmad memutuskan untuk menyusuri sungai itu sampai menemukan pohon mangga yang tepat berada di pinggir sungai, selama 2 jam ia menyusuri sungai itu, akhirnya Ahmad menemukan banyak pohon mangga yang berada tepat di pinggir sungai itu, lalu pemuda itu pun menanyakan pada warga sekitar siapakah pemilik pohon mangga itu, Ahmad pun mendatangi rumah si pemilik pohon mengga itu.

    "Assalamu'alaikum" kata Ahmad
    "Wa'alaikum sallam" si Pemilik rumah
    "Pak, maaf numpang nanya, apakah bapak yang memiliki pohon mangga yang disana?"
    "Iyah nak, ada apa ya?" kata si Pemilik terheran

     Ahmad pun menceritakan kejadiannya, dan ia meminta maaf kepada si Pemilik pohon, pemuda sholeh itu rela melakukan apapun asal buah yang ia makan itu di ikhlaskan si Pemiliknya. Ahmad berusaha agar si Pemilik mengiklhlaskan nya, lalu si Pemilik berkata.

    "Apakah kamu yakin akan melakukan apapun?"
    "Iyah saya yakin, asal bapak ikhlaskan mangga yang telah saya makan, karna saya tidak mau ini menjadi azab kubur saya" Ahmad berusaha meyakinkannya
    "Yasudah, apakah kamu mau menikah dengan anak saya?" kata si Pemilik menantang
    "Jika itu yang harus saya lakukan saya mau"
    "Benar? Tapi dia Tuli?" kata si Pemilik buah
    "Tidak apalah, saya rela dan ikhlas menikahinya" Ahmad berkata dengan tenang
    "Bukan cuma itu, anak saya juga Bisu"
    "Tidak apa-apa" Ahmad berkata sedikit pasrah
    "Apakah kamu siap? Dia juga Lumpuh? Kamu yakin?" kata si Pemilik bingung
    "Tidak apa-apa Pak, saya siap dengan apa yang bapak inginkan, saya ikhlas menerima anak bapak apapun, bagaimanapun keadaanya" Ahamd tersenyum pasrah
    "Yasudah kalo kamu memang ikhlas, saya panggil anak saya dulu" si Pemilik sambil berdiri

Setelah menunggu, Ahmad pun bertemu dengan anak pemilik pohon mangga itu, tak di sangka-sangka ternya anak si pemilik mangga itu, begitu cantiknya, bisa berjalan, mendengar dan berbicara.
     Bapak itupun menjelaskan maksudnya
   "Yang bapak maksud Tuli adalah, anak saya tidak suka menguping pembicaraan orang lain, Dia Bisu, anak saya tidak suka membicarakan kejelekan orang lain, dan Lumpuh, ia tidak pernah berpergian ke tempat maksiat, saya hanya mengujimu nak, ternyata kamu sholeh" penjelasan Bapak itu.
 
   Ternyata bapak itu adalah pemilik pesantren ternama di Kampunnya, yang memiliki anak-anak sholeh dan sholehah.
   Beberapa bulan kemudian mereka menikah, dan menjadi keluarga yang bahagia.


#Lihat bagaimana keberuntungan Ahmad, yang mendapakan Wanita yang paling cantik di Kampung, paling sholehah, itu hasil dari kejujurannya dan usahanya.
#Jadi apa salahnya kita berbuat jujur?
#Orang Jujur banyak disenang teman, Orang Jujur di sayang Allah.


       *Maaf jika penggunaan kata-katanya kurang tepat, Silahkan kritik dan sarannya tulis di Komentar :) :)

1 Komentar:

Berkomentarlah dengan kata-kata yang Sopan dan Santun. (o)
Hargai orang lain jika ingin di hargai. :>)
Tunjukan jika anda orang yang taat peraturan @-)

 
Toggle Footer